​*Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025: Sinergi Polres Sambas dan Stakeholder Wujudkan Swasembada Pangan 2025*



SAMBAS – Polres Sambas bersama Pemerintah Kabupaten Sambas menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kwartal IV Tahun 2025 di lahan perkebunan kelompok Tani Gemari Desa Durian yang berlokasi di Dusun Sebambang, Desa Sebayan, Kecamatan Sambas, pada Kamis (8/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen nyata daerah dalam mendukung Program Swasembada Pangan Nasional Tahun 2025 yang dicanangkan pemerintah pusat.


Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Sambas, Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo, S.I.K., S.H., M.H., Dandim 1208 Sambas, Ketua DPRD Kabupaten Sambas, serta jajaran Forkopimda lainnya. Kehadiran para pimpinan daerah ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan ketahanan pangan yang mandiri dan berkelanjutan.


Rangkaian acara diawali pembukaan, dilanjutkan panen simbolis oleh Forkopimda Sambas, OPD terkait, Forkopimcam Sambas, Kades Durian, dan Kelompok Tani Gemari. Dilanjutkan dengan pembacaan doa menyentuh hati, diikuti sambutan Kepala Desa Durian yang menegaskan panen ini sebagai wujud kebersamaan perangkat desa, dukungan Pemda melalui Dinas Pertanian dan Polri, sebuah langkah strategis untuk ketahanan pangan yang memotivasi seluruh masyarakat.


Dalam sambutannya, Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari proses tanam hingga panen Kuartal IV di tahun 2025 ini. Beliau menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kolaborasi melalui program "Satu Desa Satu Hektar" yang terbukti efektif meningkatkan kapasitas produksi jagung di Tahun 2025.


Berdasarkan data Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polres Sambas, Kabupaten Sambas pada tahun 2025 mencatatkan capaian luar biasa dengan total panen komoditas jagung sebanyak 433,04 ton. Dari jumlah tersebut, sebanyak 171,40 ton jagung telah dikontribusikan ke Bulog untuk mendukung cadangan jagung pemerintah (CJP) sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2025.


AKBP Wahyu Jati Wibowo, S.I.K., S.H., M.H., juga berharap agar kesuksesan di tahun 2025 dapat berkelanjutan pada tahun 2026, meskipun tantangan cuaca hujan di awal tahun cukup tinggi. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk penyuluh pertanian dan kelompok tani, untuk tetap konsisten menjadikan Sambas sebagai lumbung pangan yang diperhitungkan.


Selain keberhasilan di sektor pertanian, Kapolres Sambas juga menekankan bahwa keguyuban dan kolaborasi solid dalam swasembada pangan harus diterapkan pula dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Dengan sinergi semua pihak, situasi kondusif di Kabupaten Sambas diharapkan tetap terjaga dengan baik dan mewujudkan Sambas yang aman, makmur, dan sejahtera.


Kegiatan ini juga terhubung secara virtual melalui zoom meeting dengan Mabes Polri yang dipusatkan di Bekasi. Dalam laporan nasional, mengungkapkan  panen jagung kuartal IV Tahun 2025, seluas 47.830,93 Ha lahan menghasilkan 743.522,66 ton dari 3.616 petani di 36 Polda, naik 9% dari Tahun 2024. Hal ini membuka peluang bagi Indonesia untuk tidak melakukan impor jagung pada tahun 2026, bahkan membuka potensi ekspor. Strategi ke depan mencakup modernisasi alat pertanian, benih unggul, pupuk subsidi, dan penanganan pasca-panen.


Kegiatan selesai pukul 13.00 WIB dalam suasana kondusif dan terkendali, meninggalkan inspirasi bahwa kolaborasi adalah kunci sukses. Polres Sambas berkomitmen terus mendukung program serupa, mewujudkan Sambas sebagai lumbung pangan dalam menyongsong kemandirian pangan di masa depan.


*HUMAS POLRES SAMBAS*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

​*Responsif dan Solutif; Pamapta 1 Polres Sambas Mediasi Pertengkaran Pasangan Suami Istri melalui Problem solving*

​Hadir di Tengah Masyarakat, Bhabinkamtibmas Desa Beringin Kawal Penyaluran BLT Dana Desa

​*Kanit Samapta Polsek Sajad Hadiri Mini Lokakarya Penurunan Stunting, Tekankan Pentingnya Kesehatan Ibu dan Anak*