GOTONG ROYONG BINTARA PENGGERAK KETAHANAN PANGAN POLSEK JAWAI DALAM PENANAMAN JAGUNG DESA SARANG BURUNG KUALA KUARTAL 1 TAHUN 2026




JAWAI - Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus digencarkan jajaran Polres Sambas. Salah satunya melalui kegiatan penanaman jagung hibrida yang dilaksanakan oleh Polsek Jawai pada Kuartal I tahun 2026, Minggu (15/2/2026) pagi.


Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung di lahan milik Desa SB Kuala, yang berlokasi di Dusun Selamat RT 001 RW 001 Desa SB.Kuala Kec. Jawai Kab. Sambas.. Penanaman dilakukan sebagai bagian dari langkah konkret kepolisian dalam mendukung program pemerintah di sektor pertanian.


Kapolsek Jawai, Iptu Beni Agus Trianto, SH , menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal. Menurutnya, keterlibatan Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung pembangunan nasional.


“Penanaman jagung hibrida ini merupakan komitmen kami untuk mendukung program Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan swasembada pangan. Kami ingin memastikan bahwa wilayah Kecamatan Jawai turut berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional,” ujar Kapolsek


Penanaman jagung dilakukan secara gotong royong oleh personel Bintara pangeran pangan bersama Ketua kelompok mangrove Desa Sarang Burung Kuala dan Kelompok Tani.


Lahan yang digarap memiliki luas kurang lebih 0,5 hektare dengan menggunakan bibit jagung Vioner yang dikenal memiliki produktivitas tinggi dan tahan terhadap berbagai kondisi cuaca.


Melalui lahan ini, Polsek Jawai menargetkan hasil panen yang optimal sebagai percontohan bagi masyarakat sekitar. Lahan tersebut diharapkan menjadi model pertanian yang dapat direplikasi oleh kelompok tani lain di Kecamatan Jawai.


Kapolsek menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar simbolis, melainkan bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun kemandirian pangan di daerah.


“Kami ingin mendorong masyarakat agar semakin semangat memanfaatkan lahan produktif. Ketahanan pangan dimulai dari desa dan kecamatan,” tegasnya.


Selain mendukung stabilitas pangan, kegiatan ini juga bertujuan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Dengan terjun langsung ke lapangan, personel kepolisian menunjukkan kepedulian terhadap kesejahteraan warga sekaligus memperkuat kemitraan yang harmonis.


Program penanaman jagung hibrida ini selaras dengan kebijakan nasional dalam meningkatkan produksi pertanian guna menjaga stabilitas ekonomi. Ketahanan pangan yang kuat dinilai menjadi fondasi penting dalam menghadapi dinamika global dan tantangan ekonomi ke depan.


Melalui inisiatif tersebut, Polsek Jawai berharap hasil panen dari Desa SB Kuala Kuartal I tahun 2026 dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara aparat dan warga mampu mendorong tercapainya swasembada pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Sambas

Komentar

Postingan populer dari blog ini

​*Responsif dan Solutif; Pamapta 1 Polres Sambas Mediasi Pertengkaran Pasangan Suami Istri melalui Problem solving*

​Hadir di Tengah Masyarakat, Bhabinkamtibmas Desa Beringin Kawal Penyaluran BLT Dana Desa

​*Kanit Samapta Polsek Sajad Hadiri Mini Lokakarya Penurunan Stunting, Tekankan Pentingnya Kesehatan Ibu dan Anak*